Kehamilan

Pengobatan Pada Kanker Serviks

 

Kanker serviks atau yang lebih dikenal dengan kanker dinding Rahim yaitu kanker yang menyerang pada perempuan dan tenang saja, karena kanker ini masih bisa disembuhkan, apalagi jika sel kanker ini sudah bisa terdeteksi sejak dini. Sehingga resiko kesembuhannya juga akan semakin tinggi. Karena bisa melakukan penanganan lebih cepat

metode pengobatan yang dapat dilakukan

ada beberapa metode pengobatan yang akan dilakukan oleh tim medis untuk mengobati kanker serviks yang anda derita, pengobatan ini akan disesuaikan dengan tingkat kanker yang sedang anda derita.

Menurut St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou sebagai ahli onkologi menyatakan bahwa meskipun harapan hidup pasien kanker serviks tergolong sangat rendah, namun jika sel kanker dapat terdeteksi sejak dini dan segera diberikan penanganan yang tepat maka dapat  meningkatkan kemungkinan kesembuhan yang lebih besar lagi.

Beberapa metode medis yang biasa dilakukan sebagai tahap untuk penyembuhan penyakit kanker serviks ini adalah:

Operasi

Ketika kanker serviks yang anda alami masih berada pada  tahap stadium awal, dokter  biasanya akan  menggunakan metode operasi  yang umumnya adalah operasi radikal, operasi radikal merupakan operasi dengan dilakuka pemotongan pada bagian serviks (dinding Rahim), selain itu juga dilakukan pemotongan beberapa bagian pada vagina dan pada beberapa jaringan dalam Rahim. Selain itu operasi ini juga berguna untuk membersihan kelenjar getah bening yang terdapat  pada kedua pelvis.

Kelebihan dari metode operasi ini yaitupengobatan yang lebih cepat, dan dapat membersihkan lesi kanker. Namun metode oprasi memiliki kekurangan yaitu jangkauan operasi yang cukup luas, sehingga akan menimbulkan luka dan rawan terjadi komplikasi seperti pendarahan, infeksi, kista dan fistula pada vagina.

Radioterapi

Metode ini bisa digunakan pada seluruh penderita kanker serviks, baik stadium awal maupun stadium lanjutan. Radioterapi ini juga menjadi pilihan jika penderita mempunyai riwayat gangguan pada jantung atau sudah lanjut usia.

Pengobatan radioterapi juga merupakan pengobatan yang umum dipilih oleh penderita kanker serviks, Namun beberapa kekurangannya yaitu radioterapi juga bisa menimbulkan beberapa komplikasi, seperti akan menyebabkan infeksi kantung kemih dan usus. Sehingga akan memerlukan pengobatan lain untuk mengobati infeksi yang timbul sebagai efek dari radioterapi.

Kemoterapi sistemastik

Karena banyaknya pasien yang terdiagnosa kanker serviks setelah stadium lanjut karena pada stadium awal biasanya tidak menunjukan gejala,  sehingga kemoterapi sistematik ini lebih banyak menjadi pilihan pengobatan karena pada kanker stadium lanjut sudah tidak bisa dilakukan dengan operasi.

Sebagai jalan terakhir pengobatan, Pengobatan kemoterapi ini mempunyai efek samping yang terbilang tinggi, selain membunuh sel kanker, obat kemoterapi ini juga akan bisa merusak sel-sel dan jaringan yang terdapat pada daerah sekitarnya sehingga sel dan jaringan yang terganggu tersebut  tidak dapat berfungsi lagi dengan normal, selain itu efek lain dari kemoterapi sistematik ini adalah  dapat menyebabkan kekebalan tubuh pasien mengalami penurunan. Beberapa efek samping lain diantaranya adalah tidak nafsu makan, rambut rontok, mual, muntah diare dan efek samping lainnya.

Yang sudah dijelaskan diatas merupakan beberapa metode medis yang biasanya digunakan untuk pengobatan penderita penyakit kanker serviks, selain usaha yang dilakukan tim medis, sebagai penderitanya anda bisa mengobati diri anda dengan selalu semangat dan yakin bahwa kesembuhan bisa anda capai, dan tentunya selalu berdoa sebagai bentuk syariat untuk kesembuhan anda.

Karena meskipun harapannya kecil, namun dengan semangat yang tinggi bukan tidak mungkin kesembuhan bisa anda capai.